Program Pengabdian Masyarakat Unversitas Nurul Huda
OTT KPK dan Mitos Jual Beli WTP di BPK
Jika Minum Minimal Dua Cangkir Kopi Sehari Bisa Kurangi Risiko Kanker Hati
Siswi SMK di Lumajang Dibegal saat Berteduh
Mudah Cara Membuat Foto Menjadi Miniatur
Jadwal Gerhana Bulan Total Terjadi Malam ini 7 September 2025
5 Trik Rumah Tangga yang Akan Memudahkan Pekerjaan Sehari-hari
TERJEBAK MACET : Kendaraan terjebak macet di ruas Kalibakung jalur menuju OW Guci Kabupaten Tegal.(suaramerdeka.com/ Bayu Setiawan)
SLAWI – Sebanyak delapan titik rawan macet menuju objek wisata Guci menjadi perhatian bagi jajaran pengamanan objek vital Polres Tegal pada arus mudik dan balik lebaran mendatang.
Kapolres Tegal AKBP Heru Sutopo melalui Kanit Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Iptu Surahno menyebutkan, delapan titik rawan macet menuju Guci yang patut diwaspadai yakni mulai simpang tiga Yomani, leter S Bukit Siwuni, Pasar Bojong, simpang tiga Tuwel, simpang tiga Dukuh Tere.
Kemudian pintu masuk pos I, terminal bus dan lokasi parkir di Guci. “Dengan meningkatnya jumlah kendaraan dan pengunjung yang ingin berwisata ke Guci, titik-titik tersebut berpotensi rawan macet,”tutur Surahno. kemarin.
Dalam paparannya pada rapat koordinasi pengamanan objek vital pada saat lebaran di Kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tegal, Senin (22/5), Surahno menyebutkan, mengatasi kemacetan menuju Guci, pihaknya telah menyiapkan rencana pengalihan arus.
Menurut dia, pengalihan arus akan dilakukan manakala terjadi kepadatan arus lalu lintas di simpang tiga Kalibakung. “Apabila simpang tiga Kalibakung padat, kami akan melakukan penutupan arus . Pengunjung dilarang naik dan diminta turun melalui simpang tiga Kalibakung,”jelasnya.
Rencana berikutnya, apabila di simpang tiga Guci Kencana terjadi kepadatan kendaraan, maka kendaraan akan dialihkan ke parkiran II dan lapangan Guci. Mengantisipasi semakin parahnya kepadatan kendaraan dan kemacetan, maka bus dilarang masuk ke terminal. Melainkan di parkir di depan Guci Indah. Selanjutnya penumpang bus akan diangkut menggunakan kendaraan wisata yang disiapkan.
Surahno menyebutkan, di objek wisata andalan Kabupaten Tegal ini juga akan didirikan satu pos pelayanan di Dukuh Pekandangan, Bojong dan satu pos pengamanan di simpang tiga Guci Kencana. Pos tersebut akan dioeprasionalkan H-7 hingga H+7 lebaranatau selama operasi Ramadniya 2017 digelar.
Pos tersebut akan dijaga oleh 12 personel Polri yang terdiri atas enam personel Pam Obvit dan enam anggota Polsek setempat. Kemudian enam personel Dishubm enam personel Satpol PP, enam personel PMI/Puskesmas, enam personel Linmas dan 15 anggota Pramuka Saka Bhayangkara. “Pos ini akan memberikan pelayanan kesehatan, antisipasi kemacetan dan tindak kriminalitas dan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat,”sebutnya.
Dalam melaksnakan tugas pengamanan objek vital, j uga akan dikerahkan 20 petugas keamanan dari UPTD Guci dan pengamanan swakarsa dari pemilik villa dan Karang Taruna.
Pengamanan di objek wisata Guci, lanjut Surahno lebih diintensifkan pada H+1 hingga H+7 lebaran.
Pada rakor yang diikuti jajaran Dishub, Satpol PPm Perhutanim UPTD Guci, Dinkes, UPTD Purin dan UPTD Cacaban, dia menyebutkan untuk objek wisata Pantai Purwahamba Indah akan disiapkan pos pengamanan . Selain itu dikerahkan Polair, Lanal Tegal dan Polsek Suradadi. Adapun objek wisata Cacaban dijaga Polsek Kedungbanteng dan TNI.
(SM)